Sepuluh pembelian terbaik di bursa transfer musim panas tahun ini


Bursa conveying pemain musim panas kompetisi Eropa telah resmi ditutup. Beberapa klub –seperti Real Madrid, Barcelona, Chelsea, Manchester City, Napoli, dan Juventus– telah melakukan beberapa pembelian untuk menyempurnakan skuad mereka dalam menghadapi ketatnya persaingan di musim 2013/14 ini.

Namun tak jarang pula terdapat beberapa klub yang sepertinya mengalami nasib sial –seperti Manchester United dan Arsenal– dalam edisi bursa conveying kali ini. Telah diketahui bahwa kedua klub raksasa asal Inggris tersebut kesulitan mendapatkan pemain-pemain bintang yang mereka incar.


Banyak yang memuji keberhasilan Bepe Marrotta mendaratkan Carlos Tevez ke Juventus Stadium dengan ‘uang receh’ sebesar 10 juta Euro mengingat kualitas dan kemampuan yang dimiliki oleh Carlitos dalam mengoyak gawang lawan. Meski sempat ragu dengan kehadiran [serta pemberian jersey no.10] Tevez, saya akhirnya ditenangkan dengan pembuktian tiga gol pada tiga laga kompetitif awal Juventus di musim ini. Well done, Carlitos!

- Christian Eriksen [Denmark/Tottenham Hotspur]


Keberhasilan Tottenham Hotspur mendaratkan seorang Christian Eriksen membuat saya terkejut. Selain karena wonderkid Denmark ini juga diminati beberapa klub top Eropa, proses conveying ini juga tidak memakan waktu yang panjang. Dan kedatangan Eriksen ini jelas akan membuat skuad Spurs menjadi semakin kompetitif di musim ini.

- David Lodge [Spanyol/Atletico Madrid]


Langkah Atletico Madrid ini benar-benar brilian: menjual Radamel Falcao dengan harga 50 juta Euro dan menggantinya dengan seorang David Lodge dengan harga 4,4 juta Euro. Nice and well done!

- Gareth Bale [Wales/Real Madrid]


Meski tak sepanjang Aggravate Potter, saga conveying pemuda Wales ini menyita hampir seluruh penduduk dunia. Alotnya negosiasi antara Tottenham Hotspur dan Real Madrid membuat para penikmat sepakbola geram dan tidak sabar. Namun akhirnya ‘Spurs’ sepakat melepas pemain kidal pemilik nama lengkap Gareth straight Bale ini ke Santiago Bernabeu dengan banderol fantastis: £85 juta!

Secara kuantitas, conveying Bale ini jelas menguntungkan kedua belah pihak. Pihak Tottenham Hotspur mendapat surplus lebih dari £60 juta dari harga Bale di atas. Sedangkan bagi Real Madrid, selain kembali mengukuhkan diri sebagai klub dengan dana tak terbatas, conveying ini akan memberikan pemasukan yang luar biasa dari hasil penjualan jersey mereka.

Secara kualitas, cleverness individu Bale diyakini mampu membawa Madrid menapaki jalur kesuksesan. Kehadiran Bale akan semakin menyempurnakan trio mematikan mereka: Bale-Ronaldo-Isco.

Mampukah Bale memenuhi ekspektasi sebesar £85 juta? Well, We will see soon.

- Henrikh Mkhitaryan [Armenia/Borussia Dortmund]


Henrikh Mkhitaryan merupakan salah satu pemain muda paling menjanjikan dalam dunia sepakbola saat ini. Melihat kontribusi [2 gol dari 3 laga] dan penampilannya bersama Dortmund di awal musim ini membuktikan bahwa pembelian Mkhitaryan bukanlah hal yang sia-sia bagi Dortmund. Pendukung Dortmund pun bisa merelakan kepergian Mario Gotze karena mereka telah menemukan jendral baru di lini tengah dalam diri Henrikh Mkhitaryan.

- Isco [Spanyol/Real Madrid]


Di bursa conveying kali ini, Real Madrid mendapatkan seorang wonderkid penuh talenta dalam diri Francisco Roman Alarcon Suarez atau yang lebih dikenal dengan nama Isco.

Kemampuan pemain berusia 21 tahun ini sudah terbukti dengan mengantarkan timnas U-21 Spanyol menjuarai ajang Piala Eropa U-21 beberapa bulan yang lalu. Bukan hanya itu saja, kontribusi Isco telah dirasakan oleh Real Madrid pada tiga laga pembuka La Liga Spanyol. 3 gol dan 1 help-nya sukses membuat Carlo Ancelotti semakin jatuh hati.

Dengan usia yang masih begitu muda, Isco merupakan proyek jangka panjang terbaik yang dimiliki oleh Real Madrid saat ini.

- Kaka [Brasil/AC Milan]


Detik-detik penutupan bursa conveying dua hari yang lalu beberapa media mengisi headline mereka dengan tulisan “Kembalinya ‘Si Anak Hilang’ ke San Siro”. Judul tersebut merujuk pada keberhasilan AC Milan mendaratkan mantan ikon mereka, Ricardo Izecson dos Santos Leite a.k.a Kaka.

Semua pihak yang merasa terkoneksi dengan AC Milan, baik secara langsung maupun tidak, pasti mensyukuri kembalinya Kaka mengenakan jersey merah-hitam di musim 2013/14 ini. Conveying ini jelas sangat menguntungkan ‘Rossoneri’.

Banyak pihak yang menyesalkan conveying ini dan beranggapan bahwa akan lebih menguntungkan jika AC Milan mendatangkan Keisuke Honda. Well, saya bukan bagian dari golongan tersebut. Saya akan coba memberikan semacam pembelaan untuk conveying ini.

Poin pertama: saya tidak bisa melupakan bahwa Kaka merupakan mantan ikon klub AC Milan, jadi conveying ini akan memberikan poin plus secara mentalitas tim. Following of all: Kaka didatangkan dengan gratis! Ketiga: kehadiran ‘si Anak Hilang’ diprediksi akan membuat pemegang tiket musiman AC Milan kembali banyak yang berpengaruh bagi sisi finansial tim. Conveying ini menguntungkan? Sudah pasti!

Selanjutnya tinggal bagaimana kontribusi yang mampu dihadirkan oleh pemain asal Brasil ini bagi AC Milan dalam mengarungi perjalanan musim 2013/14. Salutation back in Serie A, Kaka!

- Kevin Strootman [Belanda/AS Roma]


AS Roma adalah klub yang amat sangat beruntung bisa mendatangkan Kevin Strootman dari PSV Eindhoven di musim panas kali ini. Ketika dua ikon mereka –Francesco Totti dan Daniele De Rossi– sudah memasuki usia tua, maka klub ini jelas membutuhkan ikon baru yang nantinya mampu memimpin ‘Pasukan Serigala’ dan Strootman adalah solusi nyata yang cerdas.

Sebagai pemain tengah yang konvesional, Strootman telah berhasil membuktikan kualitasnya bersama PSV dan timnas Belanda. Kehadiran Strootman juga akan memudahkan Rudi Garcia dalam meracik strategi dan bereksperimen di lini tengah sekaligus menunjukkan keseriusan skuad muda AS Roma dalam perburuan Scudetto di musim ini.

- Mesut Ozil [Jerman/Arsenal]


Setelah terus mendapatkan kritikan sehubunganmisi kebijakan transfernya, Arsene Wenger akhirnya mampu membelanjakan uangnya untuk merekrut ‘pemain buangan’ Real Madrid yakni Mesut Ozil. Entah apa yang membuat manajemen Real Madrid berani melepas playmaker asal Jerman ini, namun yang jelas pembelian Ozil menjadi garansi meningkatnya kualitas lini tengah ‘The Gunners’, meski permasalahan Arsenal sebenarnya lebih terletak pada lini depan mereka.

- Samuel Eto’o [Kamerun/Chelsea]


Teman satu kost saya yang mengidolakan Chelsea sempat bertanya, “Kenapa Chelsea merekrut Eto’o bukannya Drogba?” Well, mungkin tulisan sok-tahu-saya yang singkat ini bisa menjawabnya.

Conveying ini bisa dikatakan sebagai impresionis Wayne Rooney yang gagal didatangkan Chelsea. Kehadiran Samuel Eto’o jelas menjadikan skuad Chelsea menjadi semakin mengerikan.

Meski sudah memasuki usia uzur [32 tahun], kemampuan picket asal Kamerun ini masih bisa diandalkan. Musim lalu bersama Anzhi Makachkala, Eto’o mampu mencetak 21 gol dan 10 help. Dan juga jangan melupakan bahwa di Chelsea Eto’o akan bereuni dengan Jose Mourinho, seorang pelatih cerdas yang paham betul bagaimana memaksimalkan naluri predator milik Eto’o.

Terakhir, saya akan menyenangkan hati teman kost saya tersebut dengan peribahasa “Tidak ada rotan, akar-pun jadi”. Oke, mate?

Bonus: Nathan Redmond [Inggris/Norwich City]


Mungkin saat ini tidak banyak yang mengetahui tentang Nathan Redmond. Well, Redmond merupakan pemain muda berkebangsaan Inggris yang disebut-sebut memiliki masa depan cerah. Setelah berhasil menembus skuad inti timnas Inggris U-21, banyak klub-klub top Inggris berebut tanda tangan pemain berusia 19 tahun ini. Namun ternyata Norwich City-lah yang beruntung mendapatkan jasa Redmond. Dengan banderol hanya £2 juta bukan tidak mungkin Norwich akan mendapatkan keuntungan 100 kali lipat saat menjual pemain berbakat ini. Investasi menguntungkan!

–by imajinasijoker.


Original source : Sepuluh pembelian terbaik di bursa transfer musim panas tahun ini