Perbudakan modern di balik persiapan Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022


Turnamen akbar sepakbola yang melibatkan seluruh negara dalam bungkus Piala Dunia atau ‘Planet Cup’ akan digelar di Qatar pada tahun 2022 mendatang. Negeri kaya di Timur Tengah itu pun kini sibuk ‘mempercantik’ diri dalam upaya memenuhi standar yang diajukan oleh FIFA sebagai badan tertinggi sepakbola di dunia.

Namun persiapan ini diganggu oleh beberapa bukti dan fakta yang mengejutkan di balik penunjukan Qatar sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. Setelah sebelumnya beredar isu terdapat indikasi korupsi di balik keputusan FIFA menetapkan negeri yang dipimpin oleh Tamim bin Hamad Al Thani sebagai negara penyelenggara, kini muncul fakta baru –menurut laporan The Custodian– adanya perlakuan kekerasan dan eksploitasi terhadap buruh migran dari Nepal yang bekerja dalam pembangunan stadion untuk Piala Dunia 2022.
The Custodian.

#Solidaritas


Original source : Perbudakan modern di balik persiapan Qatar menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022