Jelang Tur Jatim, PSS Sleman Krisis Pemain Belakang

PSS Sleman
PSS Sleman
Dalam minggu ini PSS Sleman akan keluar kandang untuk melawat ke beberapa daerah di Jawa Timur. Tur ke Jawa Timur tampaknya tak akan diperkuat beberapa skuad karena cedera. Bahkan, barisan pertahanan PSS terancam krisis karena absennya beberapa pemain.
PSS Sleman akan melawat ke Blitar melawan PSBI Blitar, Minggu (19/5). Kemudian ke Kota Pasuruan melawan Persekap pada pada Rabu (22/5) mendatang. Dua pemain belakang yang terancam tak akan dibawa dalam tur Jawa Timur nanti adalah Usep Munandar dan Abda Ali, sang kapten. Kedua pemain ini berposisi sebagai lid. “Keduanya bisa jadi  tidak dibawa dalam tur ke Jawa Timur,” kata pelatih PSS Sleman Yusak Sutanto.
Kedua pemain ini diragukan untuk bisa fit dalam laga Minggu besok melawan PSBI Blitar. Pasalnya, dalam beberapa kali latihan, Usep Munandar yang terkena cedera engkel kanan, masih menjalani latihan sendiri. Usep terkena cedera saat timnya melawan Persenga, Minggu (12/5) lalu. Demikian pula dengan sang kapten yang juga masih  cedera.
Yusak Sutanto mengatakan, tur ke Jawa Timur merupakan laga berat bagi timnya. “Memang dua pertandingan nanti adalah laga berat. Namun timnya tetap harus mampu meraih poin,” ujarnya. Ia optimis dalam dua pertandingan bisa merengkuh poin.

Original source : Jelang Tur Jatim, PSS Sleman Krisis Pemain Belakang

Arema Jadi Tuan Rumah Menpora Cup 2013

 
Kompetisi Indonesian Super League (ISL) musim ini akan segera berakhir. Namun pemain Arema Cronous tampaknya tak bisa berisitirahat lama. Tim kesayangan Aremania ini akan mengikuti ajang Menpora Cup yang rencananya digelar di Stadion Kanjuruhan Malang pada 9-21 September 2013 mendatang.
All-function Administrator Arema Cronous, Rosy Widodo mengatakan, penunjukan Arema sebagai tuan rumah Menpora Cup tahun memang belum resmi. Sebab pihak panitia belum memberikan keputusan tertulis. “Masih secara lisan, yang jelas kami siap jika memang ditunjuk sebagai tuan rumah,” ujar Rosy Widodo, Jumat (12/7/2013).

Sehubunganmisi alasan penunjukan Malang sebagai tuan rumah, Rosy mengaku jika salah satunya karena fanatisme Aremania. “Kita sudah cukup berpengalaman menyelenggarakan consequence sepakbola di stadion Kanjuruhan seperti Inter Island Cup dan Piala Gubernur Jatim tahun lalu,” tandas Rosy.

Sementara itu, Media Detective Arema Cronous, Sudarmaji mengungkapkan jika Menpora Cup akan diikuti oleh empat besar tim ISL, ditambah Semen Padang, dua tim dari liga Malaysia dan Brisbane Roar klub asal Australia, “Untuk mekanisme pertandingannya kita masih menunggu info,” katanya. (beritajatim.com)


Original source : Arema Jadi Tuan Rumah Menpora Cup 2013

Jelang Lawan Persekap, Persibangga Siapkan Muaziz

Pelatih Persibangga Ahmad Muhariah mempersiapkan kiper pengganti Muaziz Syafi’i untuk laga tandang menghadapi Persekap di Stadion Untung Suropati, Pasuruan, Minggu (19/5) mendatang. Langkah itu dilakukan menyusul cederanya kiper utama Suhaimin saat menghadapi Persenga (Nganjuk), Rabu (15/5) lalu.
“Suhaimin harus ditandu keluar lapangan dan dilarikan ke rumah sakit karena mengalami luka di wajahnya. Saat ini sudah membaik, namun kami belum bisa memastikan apakah dia bisa diturunkan atau tidak saat menghadapi Persekap,’ kata Muhariah.
Muhariah mengatakan saat tur ke Jatim dia hanya membawa 18 pemain termasuk dua penjaga gawang. Dengan cederanya Suhaimin maka dia tak punya pilihan selain menurunkan Muaziz. Secara kualitas Muaziz menurutnya tidak kalah dengan Suhaimin. “Hanya dari pengalaman Suhaimin memang lebih dingin dalam menjaga gawangnya,” terangnya.
Namun saat berlaga di Kompetisi Divisi I tahun lalu Muaziz juga sempat diturunkan menggantikan Suhaimin yang cedera. Hasilnya tidak mengecewakan. Bahkan Muaziz yang akrab disapa Bleki itu sempat menahan tendangan penalti lawan. “Pokoknya kami akan mengoptimalkan materi dan kekuatan yang ada,” tandasnya.
Dia menegaskan Persekap bukan lawan yang ringan. Tim berjuluk The Lasser tersebut dibesut pelatih kawakan Rudy William Keltjes dan diperkuat pemain-pemain muda bertalenta. “Apalagi mereka akan bermain di kandangnya sendiri,” lanjutnya.
Sementara itu, CEO PT Persibangga Sportama H Rohman Supriyadi yang ikut mendampingi tim dalam tur ke Jatim menegaskan setelah sukses menahan imbang Persenga di kandangnya, Persibangga kembali akan mencoba mencuri angka dari Persekap.  Menurutnya pertandingan melawan Persenga menguras energi dan resilience. “Beberapa pemain kami cedera. Tetapi sisa waktu tiga hari akan dimanfaatkan untuk recovery dan meramu strategi guna menghadapi Persekap,” imbuhnya.(Rizki Daniarto)

Original source : Jelang Lawan Persekap, Persibangga Siapkan Muaziz

Kontestan Divisi Utama Musim 2013/2014 Membengkak

image
PT Liga Indonesia (LI) menegaskan jumlah peserta kompetisi Divisi Utama musim depan akan membengkak. Saat ini, kompetisi level dua di Tanah Air tersebut diikuti 44 tim. Pada musim 2013/2014, peserta akan mencapai 64 klub.
CEO PT LI Joko Driyono mengemukakan, membengkaknya klub kontestan Divisi Utama akibat penyatuan dua liga yang saat ini masih diputar, yaitu versi LI dan Liga Prima Indonesia Sportindo
 (LPIS). Penyatuan juga amanah Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI di Hotel Borobudur, 17 Maret lalu. “Kami sudah mengatur teknis dan regulasinya. Yang pasti, Divisi Utama musim depan menjadi 64 tim,” kata Joko Driyono, Selasa (9/7).
Pria yang juga menjabat Sekjen PSSI itu mengutarakan, 64 klub tersebut terdiri atas 44 tim dari Divisi Utama LI dan 20 LPIS. Dari 20 klub LPIS, rinciannya adalah tujuh tim berasal dari bekas kompetisi Indonesia Head of disorder League (IPL) dan 13 dari Divisi Utama.  Sejauh ini, klub peserta kompetisi IPL sebanyak 16 klub. “Nanti empat klub peringkat teratas IPL akan gabung ISL musim depan,” ujar dia.
Menurutnya, dengan hengkangnya empat tim ke ISL, maka peserta IPL menyisakan 12 klub. Namun, dari jumlah itu, lima klub di antaranya tidak diakui PSSI, yaitu Persibo Bojonegoro, Persema Malang, Persebaya 1927, Arema Indonesia dan Persija Jakarta. Untuk tiga tim yang disebut terakhir dianggap kloningan dari klub di ISL, sehingga PSSI tak mengakui keberadaannya.
Tiga klub tersebut otomatis akan bubar setelah menjalani kompetisi IPL. Adapun, Persibo dan Persema, keduanya sudah bukan anggota PSSI lagi setelah diputuskan melalui Kongres Bali. Gara-garanya, kedua klub asal Jatim itu keluar dari ISL, kemudian memilih bergabung dengan kompetisi yang baru dibentuk pengusaha Arifin Panigoro pada 2010, yaitu Liga Prima Indonesia (LPI).
“Jadi yang berhak gabung Divisi Utama hanya tujuh tim, sedangkan yang lima itu sudah tidak ada. Untuk Persibo dan Persema, mungkin bisa memulai kompetisi dari level terendah atau bagaimana, permasalahannya masih berjalan,” ungkap dia.
Mengenai 13 tim dari Divisi Utama LPIS yang akan bergabung di Divisi Utama musim depan, pihaknya menyerahkan kepada pengelola kompetisi tersebut. Hanya saja, Joko bakal memverifikasi apakah klub-klub tersebut memenuhi syarat atau tidak untuk bergabung bersamanya.
“Jika klub yang ditunjuk mengalami dualisme, tentu akan kami coret. Kami minta penggantinya dan yang lebih penting klub yang diajukan harus sudah menjadi anggota PSSI,” katanya. (suaramerdeka.com)

Incoming search terms:

  • club di divisi utama2014/2015
  • klup2 isl 2015-2016

Original source : Kontestan Divisi Utama Musim 2013/2014 Membengkak